Koleksi

Flag Counter

Sabtu, 27 September 2014

Puisi

Ahwat....
Nan cantik rupawan
Dibalut khimar menawan
Ihwan mana tak terpikat


Namun ku tau
Alangkah salah tindakanku
Dosa kubagi padamu
Adalah nafsu yang menuntunku
Api neraka seakan kuhadiahkan padamu


Dalam tangis ku menyesal
Ingin ku ulang waktu
Tuk menarik semua kembali
Andai ku bisa....


Ragam kenangan masih tersimpan
Ada suka dan banyak luka
Maaf...
Aku tlah menggores hatimu
Dalamnya luka
Hilangkah (?)
Aku yakin tak mungkin
Namun
Izinkan ku tuk MEMINTA MAAF





Ada yang bisa bantu ngasih judul.?

Tolong ya sobat.....




Minggu, 21 September 2014

Renungan Indah - W.S. Rendra (Yang Terakhir)


Seringkali aku berkata..
Ketika semua orang memuji milik-ku...
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya
Tetapi... mengapa aku tak pernah bertanya :
Mengapa Dia menitipkannya padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah...
Kusebut itu sebagai ujian...
Kusebut itu sebagai petaka...
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita.
Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku.
Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika.
Aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
dan bukan kekasih,
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku.
Ya Allah.....
Padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
“Ketika langit dan bumi bersatu,
bencana dan keberuntungan sama saja”….
(Puisi terakhir Rendra yang dituliskannya di atas tempat tidur Rumah Sakit)

Selasa, 16 September 2014

Pengumuman Akhir Akademi Perkretaapian Indonesia Madiun 2014/2015

Assalamualaikum.

Jika sobat kesulitan mengakses dephup.go.id ataupun bpsdm.dephup.go.id bisa lihat di screnshoot yang saya ambil siang ini.

Saya ucapkan selamat buat sobat2 yang masuk, dan bagi yang belum diizinkan Allah, mungkin jalan lainlah yang TERBAIK bagi kita.

Ingat, bahwa "RENCANA ALLAH" adalah sebaik2nya ketentuan.

Wassalamualaikum.

Jzk.